|    |    |    | Today: 18-Jan-2018 |

Add-On Domain di cpanel

March 8, 2009 | Posted in How to

Model Marketing mutakhir dan paling umum beberapa situs hosting adalah dengan menawarkan pilihan “Add-On Dmmain”. Istilah ini merujuk pada domain tambahan yang dikelola di bawah akun hosting utama. Biasanya, domain-domain tambahan ini secara fisik akan ditempatkan di dalam sub-direktori root dokumen hosting. Selanjutnya Add-On Domain akan berbagi resource dengan pembatasan yang sama dengan akun hosting utama termasuk bandwith, space harddisk, akun email, database dan fasilitas lainnya. Uniknya Add-on domain dapat diakses langsung dari nama domain dedicated-nya sendiridan mempunyai akun FTP serta statistik situs sendiri. Misalnya: indonesiancoder.com, saya tambahkan Addon Domain indonesiancoder.co.cc, saya bisa langsung akses addon domain dengan mengetikkan indonesiancoder.co.cc di browser yang saya pakai.

Anda dapat membuat Add-on domain ini melalui Cpanel dengan cara:

1. Temukan grup “Addon Domains” pada menu utama.
2. Masukkan nama domain, nama direktori tempat penyimpanan data add-on domain berikut passwordnya.
3. Ingat, jangan buat direktori dulu, CPanel otomatis akan membuatkan direktori saat proses pembuatan Addon Domain buat Anda sekaligus menambahkannya ke dalam entri data konfigurasi server hosting, mengarahkan domain ke direktori tersebut serta membuatkan akun ftp untuk domain tersebut.



Login FTP yang dipakai menggunakan format “namadirektori@namawebsiteutama.com”. Jika Anda memiliki hosting di namawebsiteutama.com dan Anda membuat addon domain bernama namadomainaddonnya.com, dengan nama direktori namadomainaddonnya dan password ‘terserahanda’ maka Anda akan login ke ftp.contoh.com dengan username namadomainaddonnya@namawebsiteutama.com dan password ‘terserahanda’.

Tapi ingat, Anda tetap harus mendaftarkan nama add-on domain yang Anda pilih persis seperti Anda mendaftarkan nama domain pada umumnya. Anda juga harus mengarahkan Nameserver Domain ke Nameserver domain utama Anda.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang Search Engine dan Add-On Domain


Website biasanya akan lebih mudah dikenali Google dan mesin pencari lain jika menggunakan satu URL statis saja. Ketika Anda membuat Add-on Domain lewat CPanel dengan cara di atas, Add-on domain Anda dapat diakses melakui tiga alamat sebagai berikut:

http://www.contoh2.com
http://contoh2.contoh.com (sebagai subdomain akun hosting utama)
http://www.contoh.com/contoh2/ (sebagai subdirektori akun hosting utama)


Hal di atas bisa mengakibatkan kacaunya pencatatan statistik website oleh search engine. Oleh karena itu pastikan Anda menggunakan fitur Redirects dalam CPanel untuk mengarahkan permintaan contoh.com/contoh ke addon domain yang tepat yakni contoh2.com. Anda juga harus menambahkan entri dalam file .htacces domain And auntuk me-redirect contoh2.contoh.com ke contoh2.com.
File .htaccess Anda seharusnya kurang lebih akan berisi kode seperti di bawah ini:

Options +FollowSymLinks
RewriteEngine on
#
# Redirect if “contoh” subdomain requested
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^contoh2\.contoh.com
RewriteRule ^(.*)$ http://www.contoh2.com/$1 [R=301,L]

sekian dan terimakasih

wassalam

dengan hormat

Don Tukulesto

Taged in: cPanel, domain